Free Business ConsultationKonsultasi Sekarang
Social Media Specialist AcademyLihat Program
Corporate TrainingHubungi Kami
Business SpeakerHubungi Kami
Digital Marketing WorkshopHubungi Kami
Business SeminarHubungi Kami
Free Business ConsultationKonsultasi Sekarang
Social Media Specialist AcademyLihat Program
Corporate TrainingHubungi Kami
Business SpeakerHubungi Kami
Digital Marketing WorkshopHubungi Kami
Business SeminarHubungi Kami
news

"Dari Set Up ke Scale Up Media Sosial Jadi Cuan" dalam Bootcamp Digital Marketing di Masjid Al-Barkah Cileungsi

17 OKT 2025 · 2 MENIT BACA

"Dari Set Up ke Scale Up Media Sosial Jadi Cuan" dalam Bootcamp Digital Marketing di Masjid Al-Barkah Cileungsi

Dalam acara Bootcamp Digital Marketing yang digelar di Masjid Al-Barkah, Cileungsi pada 23 April 2025, Yoso Lukito CEO dan Founder Sekolah Digital Bisnis Indonesia (SDBI)  kembali menegaskan pentingnya memahami strategi digital secara utuh, terutama bagi para pelaku usaha yang ingin naik level dari sekadar posting menjadi profit. Materi yang dibawakan kali ini mengangkat tema "Dari Set Up ke Scale Up Media Sosial Jadi Cuan", yang mendapat sambutan antusias dari para peserta.

Coach Yoso membuka sesi dengan menjelaskan bahwa banyak orang mengira cuan adalah tujuan utama dari digital marketing. Padahal, cuan hanyalah akibat, bukan tujuan. Dalam pemaparan interaktifnya, Coach Yoso menanggapi satu pertanyaan menarik dari peserta:

“Apa sih tujuan utama digital marketing?”

Jawaban Coach Yoso singkat namun mengena:

“Tujuan utama digital marketing adalah closing. Tapi closing itu akibat. Akibat dari apa? Dari adanya sistem yang mampu menciptakan Crowd Digital Transaction.”

Ia kemudian menjelaskan bahwa yang harus dibangun dalam digital marketing bukan sekadar konten menarik atau feed estetik, tapi ramainya digital yang melakukan transaksi. Inilah yang disebut sebagai Crowd Digital Transaction, yaitu kondisi di mana bisnis mampu menciptakan arus orang (kerumunan) secara online yang bukan hanya ramai, tapi juga aktif membeli.

“Media sosial bukan hanya tempat curhat atau pamer desain, tapi ladang transaksi digital. Maka mindset-nya harus diubah dari sekadar posting menjadi strategic scaling,” ujar Coach Yoso.

Ia menegaskan bahwa proses untuk mencapai titik tersebut harus melalui beberapa tahap, yakni:

  1. Set Up – Menyiapkan fondasi: brand, produk, segmentasi, dan platform media sosial.
  2. Build Up – Mulai membangun audiens yang relevan, dengan konten yang tepat sasaran.
  3. Scale Up – Menggandakan dampak melalui iklan, kolaborasi, dan sistem otomatisasi.
  4. Monetize – Menjadikan traffic sebagai transaksi yang nyata.

Di SDBI, seluruh peserta diajarkan bukan hanya membuat konten, tapi juga menyusun strategi funnel, membangun relasi digital, dan mengoptimasi semua kanal menjadi ekosistem digital yang menghasilkan.

Dalam sesi tanya-jawab, Coach Yoso menegaskan bahwa tanpa crowd yang loyal dan tertarget, tak akan pernah ada transaksi. Maka tugas digital marketer bukan hanya mengiklankan, tapi mengelola audiens secara terarah hingga akhirnya melakukan pembelian.

“Kalau kita hanya fokus ke cuan, kita akan cepat lelah. Tapi kalau kita fokus pada sistem yang menciptakan cuan, kita bisa scale up secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Acara yang dihadiri oleh puluhan pelaku UMKM, konten kreator, hingga pegiat dakwah ini menjadi bukti bahwa digital marketing tak hanya soal teknologi, tapi juga soal cara berpikir. Dan Coach Yoso Lukito, lewat pendekatannya yang aplikatif dan membumi, berhasil membuka wawasan para peserta bahwa di balik setiap konten yang terlihat sederhana, harus ada sistem bisnis digital yang matang dan terstruktur.

#Coach Yoso Lukito#crowd digital transaction#Bootcamp Digital Marketing Cileungsi#Scale Up Media Sosial#Digital Marketing UMKM

Siap Bertumbuh Bersama SDBI?

Konsultasikan strategi digital marketing dan transformasi bisnis Anda bersama tim ahli kami.

Konsultasi Gratis Sekarang